skip to main |
skip to sidebar
BARCELONA - Jawara Rusia Rubin Kazan mencatatkan sejarah baru usai menekuk juara bertahan Liga Champions Barcelona 2-1 pada matchday 3 babak penyisihan Grup F di Stadion Camp Nou, dini hari nanti. Pelatih Rubin, Kurban Berdyev pun mengaku terkejut dengan hasil ini.BARCELONA - Jawara Rusia Rubin Kazan mencatatkan sejarah baru usai menekuk juara bertahan Liga Champions Barcelona 2-1 pada matchday 3 babak penyisihan Grup F di Stadion Camp Nou, dini hari nanti. Pelatih Rubin, Kurban Berdyev pun mengaku terkejut dengan hasil ini.Dua gol Rubin yang dilesakkan Aleksandr Ryazantsev dan Karadeniz Gokdeniz sukses mematahkan rekor Barca yang belum pernah kalah dalam 10 bulan terakhir. Dengan kemenangan ini, Rubin pun berhak duduk di papan atas klasemen bersama Barca yang sama-sama mengemas empat poin dan membuka peluangnya menembus fase knock-out.Menyikapi kemenangan ini, tentu Berdyev mengaku sangat senang sekali. Pelatih 57 tahun ini mengaku sangat kaget, karena hasil yang diraih timnya kali ini sama sekali tak pernah terlintas dalam benaknya."Kami tak pernah berpikir mampu memenangkan pertandingan ini. Kami hanya mencoba komit pada diri kami dan bermain dengan baik. Kami hanya berusaha melakukan serangan balik dengan efektif. Dan terima kasih Tuhan, kami mampu melakukannya," papar Berdyev usai laga sebagaimana dikutip AS, Rabu (21/10/2009)."Kemenangan ini berarti pesta besar buat fans. Sebab, mereka memang sangat pantas mendapatkannya," tambah pelatih berdarah campuran Turkmenistan dan Rusia ini.(acf)Dua gol Rubin yang dilesakkan Aleksandr Ryazantsev dan Karadeniz Gokdeniz sukses mematahkan rekor Barca yang belum pernah kalah dalam 10 bulan terakhir. Dengan kemenangan ini, Rubin pun berhak duduk di papan atas klasemen bersama Barca yang sama-sama mengemas empat poin dan membuka peluangnya menembus fase knock-out.Menyikapi kemenangan ini, tentu Berdyev mengaku sangat senang sekali. Pelatih 57 tahun ini mengaku sangat kaget, karena hasil yang diraih timnya kali ini sama sekali tak pernah terlintas dalam benaknya.
"Kami tak pernah berpikir mampu memenangkan pertandingan ini. Kami hanya mencoba komit pada diri kami dan bermain dengan baik. Kami hanya berusaha melakukan serangan balik dengan efektif. Dan terima kasih Tuhan, kami mampu melakukannya," papar Berdyev usai laga sebagaimana dikutip AS, Rabu (21/10/2009).
"Kemenangan ini berarti pesta besar buat fans. Sebab, mereka memang sangat pantas mendapatkannya," tambah pelatih berdarah campuran Turkmenistan dan Rusia ini.
0 komentar:
Posting Komentar